cara-kerja-susuk
cara-kerja-susuk

Bandingkan Cara Kerja Susuk Jaman Dahulu dengan Sekarang – Susuk memang sudah dikenal sebagai sarana ilmu pengasihan sejak dulu. Namun sekarang ini, susuk sudah lebih dikembangkan dan diperbaiki. Sehingga tanpa menghilangkan khasiat susuk tersebut, susuk bisa digunakan dengan cara yang lebih aman. Jika dulunya orang menggunakan susuk dengan cara ditanam atau ditusukkan di kulit atau di bagian tubuh tertentu. Misalnya di dagu, di pipi, di alis, di hidung, di payudara, pada kaki (bagi atlit sepak bola), di bagian bibir dan lain sebagainya. Kini, susuk bisa digunakan melalui sebuah mustika berenergi pengasihan sehingga lebih aman dan praktis. Namun tentunya cara kerja susuk tersebut tentu berbeda.

Susuk Tradisional

Susuk tradisional yang dipakai dengan cara ditanam memiliki kekuatan atau energi yang bersumber dari khodam yang ada di dalamnya. Sehingga cara kerjanya adalah berdarkan kekuatan ghaib atau kekuatan supranatural di dalam benda yang disusukkan ke dalam bagian tubuh tertentu.

Susuk tradisional memiliki beberapa kelemahan, sebagai berikut :

  1. Ada pantangannya, seperti misalnya tidak boleh makan pisang emas, tidak boleh makan sate, tidak boleh menyentuh apalagi sampai makan daun kelor, tidak boleh makan pisang tanduk, tidak boleh makan labu air dan lain sebagainya.
  2. Diketahui susah meninggal atau kesulitan saat menghadapi sakaratul maut atau susah meninggal
  3. Harus mengisi energi secara rutin atau secara berkala pada waktu-waktu tertentu pada pakar susuk yang awalnya dimintai pertolongan untuk pasang susuk, karena jika tidak dilakukan maka kekuatan susuk akan luntur.
  4. Harus siap melihat khodam khodam dalam susuk sewaktu waktu, dan jika Anda adalah tipe orang penakut tentunya cara kerja susuk tanam ini kurang cocok.

Susuk Modern

Susuk modern ini berwujud mustika yang sudah diisi energi pengasihan yang berasal dari ilmu murni spiritual dan pengasihan. Susuk modern ini adalah susuk halal dan tanpa rasa sakit karena tidak perlu dimasukkan ke dalam tubuh. Selain itu Mustika Susuk tidak mengandung khodam apapun sehingga tanpa pantangan. Namun bukan berarti khasiat pengasihannya kalah dibanding susuk tradisional, karena justru energi dari ilmu murni spiritual lebih besar dibanding susuk tanam.

Mustika Susuk sebelumnya harus diritualkan atau ditirakati secara batin oleh ahli spiritual terlebih dahulu. Ritual yang dilakukan tentu berbeda-beda bagi setiap orang yang ingin menggunakan. Hal ini tergantung dari apa yang dihajatkan. Misalnya, seorang istri yang ingin suaminya tidak selingkuh akan berbeda energinya dengan seorang suami yang tidak ingin istrinya selingkuh. Berbeda pula dengan seorang penyanyi, artis, pekerja malam yang ingin laris dan popular. Berbeda disini yang dimaksud adalah proses ritual dan pengisian energinya secara spiritual. Karena kekhususan inilah Mustika Susuk sangat menjanjikan sebagai sarana buka aura pengasihan, aura kecantikan, aura ketampanan, aura kasih sayang, aura pemikat dan aura pesona.

Penggunaan Mustika Susuk bisa langsung digunakan sebagai perhiasan atau disimpan dalam dompet, laci maupun brankas. Kemudian energi pengasihannya akan mengalir ke tubuh penggunanya dan membuatnya memancarkan aura pengasihan yang memikat lawan jenis, membuat orang di sekitarnya jadi nyaman, dan lain-lain.

banner-mustika-susuk-berlian

321 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Bandingkan Cara Kerja Susuk Jaman Dahulu dengan Sekarang

Navigasi pos